HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR RISIKO DENGAN TERJADINYA SINDROM SYOK DENGUE (SSD) PADA ANAK DI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA PERIODE 2018-2020

  • Zakkiyatul Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
  • Hary Laboratorium Ilmu Anatomi, FakuItas Kedokteran, Universitas MuIawarman
  • Buchori Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak, FakuItas Kedokteran, Universitas MuIawarman
Keywords: Dengue Shock Syndrome (DSS);, Children;

Abstract

Dengue infection is one of the major health problems with high incidence rate in Asia and also in Indonesia. There are many factors affect the course of dengue infection disease. This study aims to determine the association of the patient's age, gender, leukopenia, hepatomegaly, gastrointestinal bleeding and albumin levels to the occurrence of Dengue Shock Syndrome (DSS) in children. This research is an observational analytical research with cross sectional method. The sampling collected by purposive sampling method from the medical records of pediatric patients who had dengue infection and treated at Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Hospital for period 2018 – 2020. The results were obtained from 116 eligible subjects, 49 (42%) of them suffered from DSS. The bivariate analysis found that the patient's age (p = 0.192) and gender (p = 0.140) were not related to the occurrence of DSS. In addition, hepatomegaly (p = 0.762) also does not have a significant influence to the DSS. Meanwhile, leukopenia (p = 0.000), gastrointestinal bleeding (p = 0.000) and albumin levels (p = 0.014) are factors that related to the occurrence of DSS

References

1. WHO.Dengue and Severe Dengue. 2019a
2. WHO. Ten Threats to Global Health in 2019. 2019b
3. Kemenkes. Situasi DBD di Indonesia. 2016
4. Dinas Kesehatan Kalimantan Timur. Profil Kesehatan Tahun 2017. 2018
5. RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Profil 2017 RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Bagian Perencanaan RSUD AWS Samarinda. 2017
6. Pratiwi, R.Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Komplikasi Pada Anak Dengan Infeksi Dengue di RSUD Abdul Wahab Sjahranie SAMARINDA. 2020
7. Cahyani, M., Tjeng, W.S., Khotimah, S. Hubungan Antara Peningkatan Nilai Hematokrit, Derajat Trombositopenia dan Status Gizi Lebih Dengan Kejadian Syok Pada Paien Demam Berdarah Dengue Anak di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. 2018
8. Gupta, V., Yadav, T. P., Pandey, R. M., Singh, A., Gupta, M., Kanaujiya, P., Sharma, A., & Dewan, V. Risk factors of dengue shock syndrome in children. Journal of Tropical Pediatrics. 2011
9. Widyakusuma, J., & Utama, D. Profil Anak dengan Sindrom Syok Dengue di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar Periode Januari 2012-Desember 2013. 2016
10. Hernawan, B., & Afrizal, A. R. Hubungan Antara Jenis Kelamin dan Usia dengan Kejadian Dengue Syok Sindrom pada Anak di Ponorogo. Thalamus Medical Research For Better Health, 80–88. 2020
11. Raihan, R., Hadinegoro, S. R. S., & Tumbelaka, A. R. Faktor Prognosis Terjadinya Syok pada Demam Berdarah Dengue. Sari Pediatri. 2016
12. Setiati, S.Analisi Faktor - Faktor Risiko Terjadinya Dengue Shock Syndrome (DSS) pada Anak dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUP Persahabatan dan RSUD Budhi Asih Jakarta. 2011
13. Pangaribuan, A., Prawirohartono, E. P., & Laksanawati, I. S. Faktor Prognosis Kematian Sindrom Syok Dengue. Sari Pediatri. 2014
14. Salsabila, O., Shodikin, M. A., & Rachmawati, D. A. Risk Factor Analysis of Dengue Shock Syndrome Occuring to Children in RSD dr. Soebandi Jember Regency. Journal of Agromedicine and Medical Sciences. 2017
15. Permatasari, D. Y., Ramaningrum, G., & Novitasari, A. Hubungan status Gizi, umur, dan jenis kelamin dengan derajat infeksi dengue Pada anak. Jurnal Kedokteran Muhammadiyah. 2015
16. Buntubatu, S., Arguni, E., Indrawanti, R., Laksono, I. S.,& Prawirohartono, E. P. Status Nutrisi sebagai Faktor Risiko Sindrom Syok Dengue. Sari Pediatri. 2017
17. Vebriani, L., Wardana, Z., & Fridayenti. Karakteristik Hematologi Pasien Demam Berdarah Dengue di Bagian Penyakit Dalam RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Periode 1 Januari - 31 Desember 2013. Journal of Chemical Information and Modeling. 2013
18. Pongpan. Prognostic Indicators for Dengue Infection Severity. International Journal of Clinical Pediatrics. 2013
19. Unit Kerja Koordinasi Infeksi dan Penyakit Tropis Ikatan Dokter Anak Indonesia. Pedoman Diagnosis dan Tatalaksana Infeksi Virus Dengue pada Anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2014
20. Putri, D. F., & Triwahyuni, T. Hubungan Jumlah Leukosit Dengan Kejadian Sindrom Syok Dengue ( Ssd ). 2019
21. Risniati, Y., Tarigan, L. H., & Tjitra, E. Leukopenia sebagai Prediktor Terjadinya Sindrom Syok Dengue pada Anak dengan Demam Berdarah Dengue di RSPI. Prof. Dr. Sulianti Saroso. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan. 2012
22. Mulyaningrum, U., & Wardani, K. Clinical and Hematological Parameters as the Predictors of Shock in Dengue Infection. Global Medical & Health Communication (GMHC). 2018
23. Masihor, J. J. G., Mantik, M. F. J., Memah, M., & Mongan, A. E. Hubungan Jumlah Trombosit Dan Jumlah Leukosit Pada Pasien Anak Demam Berdarah Dengue. Jurnal E-Biomedik, 1(1). 2013
24. Nascimento, E. J. M., Hottz, E. D., Garcia-Bates, T. M., Bozza, F., Marques, E. T. A., & Barratt-Boyes, S. M. Emerging concepts in dengue pathogenesis: Interplay between plasmablasts, platelets, and complement in triggering vasculopathy. Critical Reviews in Immunology. 2014
25. Supriatna, M., Hapsari, Mexitalia, M., & Istanti, Y. Skor Diskriminan Manifestasi Klinis dan Laboratorik sebagai Prediktor Syok pada Demam Berdarah Dengue. Pemberian Cairan Karbohidrat Elektrolit, Status Hidrasi Dan Kelelahan Pada Pekerja Wanita.2010
26. Sherwood, L. Fisiologi Manusia: dari Sel ke Sistem. Jakarta:EGC. 2018.
Published
2021-06-29
Section
Articles
Abstract = 79 times
PDF downloaded = 44 times