HUBUNGAN USIA PERTAMA MENIKAH, PARITAS DAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN KEJADIAN KANKER SERVIKS DI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA

  • Nur Rezki Amelia Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman
  • Novia Fransiska Ngo
  • Vera Madonna Lumban Toruan
Keywords: cervical cancer, age at first marriage, parity, hormonal contraception

Abstract

Cervical cancer occupies the fourth position as the cause of death in women. Caused by infection with oncogenic group HPV, especially subtype 16 and 18. This study aims to determine the relationship between age at first marriage, parity and duration of use of hormonal contraception with the incidence of cervical cancer at Abdul Wahab Sjahranie Hospital Samarinda. This research is an analytic observational research with case control research design. The case sample consisted of 60 female patients who had been diagnosed with cervical cancer and 60 control samples were female patients in the Obstetrics and Gynecology Section who were diagnosed with other diseases, apart from cervical cancer. This study used secondary data from the medical records of female patients at the Obstetrics and Gynecology Division of the Abdul Wahab Sjahranie Public Regional Hospital (RSUD) Samarinda for the medical record period 2020 - 2021. Bivariate analysis was carried out with the Chi-square statistical test. The results of this study indicated that there is a relationship between age at first marriage (p = 0.006), parity (p = 0.042) and duration of use of hormonal contraception (p = 0.027) with the incidence of cervical cancer.

 

Keywords : cervical cancer, age at first marriage, parity, hormonal contraception

References

1. HOGI. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Kanker Ginekologi. Jakarta: Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI); 2018. 6–30 p.
2. Globocan. Cancer Incident in Indonesia. Int Agency Res Cancer [Internet]. 2020;858:1–2. Available from: https://gco.iarc.fr/
3. Chandrawati R. Faktor Risiko yang Berpengaruh dengan Kejadian Kanker Serviks di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. J Kesehat. 2016;7(2):282.
4. Rio S, Sri E, Suci T. Persepsi Tentang Kanker Serviks dan Upaya Prevensinya Pada Perempuan yang Memiliki Keluarga dengan Riwayat Kanker. J Kesehat Reproduksi. 2017;4(3):159–69.
5. Menkes R. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/349/2018 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Kanker Serviks. In Kementerian Kesehatan RI; 2018.
6. Hakimah U. Hubungan Usia Menikah dan Paritas dengan Tindakan Pap-Smear di Yayasan Kanker Wisnuwardhana. J Berk Epidemiol. 2016;4(3):384–95.
7. Idris IM, Angka RN, Christina S, Sumbayak EM. Aktivitas Seksual Usia Dini dan Paritas Tinggi Meningkatkan Risiko Kanker Serviks. J Kedokt Meditek. 2020;27(3):306–16.
8. American Cancer Society. Cervical Cancer Causes, Risk Factors, and Prevention Risk Factors [Internet]. American Cancer Society. 2019 [cited 2021 Nov 16]. p. 2. Available from: https://www.cancer.org/cancer/cervical-cancer/causes-risks-prevention.html
9. Wulandari V. Hubungan Faktor Risiko Penggunaan Kontrasepsi Oral dan Aktivitas Seksual dengan Kejadian Kanker Serviks. J Berk Epidemiol. 2016;4(3):384–95.
10. Prasistyami A. Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Hormonal dengan Kejadian Kanker Serviks di RSUP Dr. Sardjito. Skripsi Sarj Terap Kebidanan, Poltekes Kemenkes Yogyakarta [Internet]. 2018; Available from: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1385/1/Naskah Skripsi.pdf
11. Asyifa F. Hubungan antara Paritas dan Tingkat Pendidikan Terhadap Kejadian Kanker Serviks. 2019;1–15.
12. Oktaviani BD, Sriwidyani NP, Sumadi Juli IW. Karakteristik klinikopatologi penderita kanker serviks uteri berdasarkan data di laboratorium patologi anatomi RSUP Sanglah Denpasar tahun 2011-2015. E-Jurnal Med. 2018;7(8):1–6.
13. Herlana F, Nur IM, Purbaningsih W. Karakteristik Pasien Kanker Serviks Berdasar Atas Usia, Paritas, dan Gambaran Histopatologi di RSUD Al-Ihsan Bandung. Bandung Meet Glob Med Heal. 2017;1(22):138–42.
14. Missaoui N, Trabelsi A, Landolsi H, Jaidaine L, Mokni M, Korbi S, et al. Cervical adenocarcinoma and squamous cell carcinoma incidence trends among tunisian women. Asian Pacific J Cancer Prev. 2010;11(3):777–80.
15. Ge’e ME, Lebuan A, Purwarini J. Hubungan antara Karakteristik, Pengetahuan dengan Kejadian Kanker Serviks. J Keperawatan Silampari. 2021;4(2):397–404.
16. Masruroh, Cahyaningrum. Hubungan Pekerjaan Dengan Pengetahuan WUS Tentang Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui IVA Di Wilayah Puskesmas Bergas. Pros Semin Nas Widya Husada 1. 2019;23:188–93.
17. Hendrati LY, Syarifah Has DF. Faktor Risiko Karakteristik dan Perilaku Seksual terhadap Kejadian Kanker Serviks. Indones J Public Heal. 2011;6(1).
18. Armaijin L, Husen AH. Karakteristik Penderita Kanker Serviks di RSUD Dr. H. Chasan Boeosirie Ternate. Kieraha Med J. 2021;2(2):20–6.
19. Pranoto HH. Resiko Aktifitas Seksual Pada Usia Muda Terhadap Hasil Deteksi Dini Kanker Cerviks di Kabupaten Temanggung. J Ilmu dan Teknol Kesehat. 2020;11(1):26–30.
20. Nindrea RD. Prevalensi Dan Faktor Yang Mempengaruhi Lesi Pra Kanker Serviks Pada Wanita. J Endur. 2017;2(1):53.
21. Santoso EB. Hubungan Usia Pertama Menikah dengan Kejadian Kanker Serviks di Poli Kandungan RSUD X. Info Kesehatan. 2021;394–8.
22. Hidayah SN, Kusumasari V, Suryati. Hubungan Usia Menikah dengan Kejadian Kanker Serviks di Wilayah Kabupaten Bantul Yogyakarta. Media Ilmu Kesehat. 2020;9 No.3:200–9.
23. Ningsih DPS, Pramono D, Nurdiati D. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kanker Serviks di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta. 2017;125–30.
24. Sholichah AM, Sukmawati D. Hubungan Antara Usia Awal Menikah Dengan Gambaran Hasil Pemeriksaan Pap Smear. NERSMID J Keperawatan dan Kebidanan. 2020;3(2):85–92.
25. Vinay Kumar, MBBS, MD Frcp, Abul K.Abbas M, Jon C.Aster, MD P. Buku Ajar Patologi Robbins. 9th ed. Vinay Kumar, Abul K. Abbas JCA, editor. ELSEVIER; 2013. 103–111 p.
26. Rasjidi I. Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker Pada Wanita. Cetakan 1. Jakarta: Sagung Seto; 2009.
27. Trifitriana M, Sanif R, Husin S. Faktor Risiko Kanker Serviks Pada Pasien Rawat Jalan dan Rawat Inap di Departemen Obstetri dan Ginekologi RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Biomed J Indones [Internet]. 2017;3(1):11–9. Available from: https://core.ac.uk/download/pdf/267825365.pdf
28. Ramadhaningtyas A, Tenggara A. Hubungan Seksual Usia Dini Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Serviks. Departmen Biostat dan Ilmu Kependud Fak Kesehat Masy Univ Indones. 2020;1:46–56.
29. Paramitha PI, Hapsari Y, Rizkinov Jumsa M. Hubungan Jumlah Paritas dengan Insidensi Kanker Serviks di RSUD Provinsi NTB pada Tahun 2017-2019. Lomb Med J. 2022;1(1):30–4.
30. Kusmiyati Y, Prasistyami A, Wahyuningsih HP, Widyasih H, Adnani QES. Duration of hormonal contraception and risk of cervical cancer. Kesmas. 2019;14(1):9–13.
31. Fitrisia CA, Khambri D, Utama BI, Muhammad S. Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Lesi Pra Kanker Serviks pada Wanita Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Bungo 1. J Kesehat Andalas. 2020;8(4):33–43.
32. Siti Halimatusyaadiah. Faktor-Faktor Risiko Kejadian Kanker Servik di Rumah Sakit Umum Daerah Propinsi NTB Tahun 2013-2014. Media Bina Ilm [Internet]. 2016;10(1):58–63. Available from: http://www.lpsdimataram.com
Published
2022-10-28
Section
Articles
Abstract = 19 times
PDF downloaded = 16 times